TV Sebagai Media Alternatif Pembelajaran Selama Pandemi | IndiHome
16 DEC 2020        BLOG

TV Sebagai Media Alternatif Pembelajaran Selama Pandemi

Sejak adanya kasus pertama Covid-19 di Indonesia, Kemdikbud melalui SE Mendikbud No. 4 Tahun 2020 mengumumkan pembelajaran di rumah secara daring. Secara tidak langsung, hal ini memaksa para siswa untuk memahami pembelajaran secara daring melalui laptop/PC sebagai media dengan perantara internet.

Para orang tua mulai mencari-cari apa saja media yang bisa dijadikan sebagai alternatif belajar selama pandemi, dari mulai buku edukasi, aplikasi belajar, sampai ebook yang bisa diunduh secara gratis di internet.

Tak hanya sekolah saja yang berubah menjadi sistem daring, namun pembelajaran tambahan seperti bimbel online, les privat, dan lembaga edukasi lainnya pun mulai menyediakan kursus tambahan secara online.

Dengan begitu, tak heran jika orang-orang mulai terbiasa mencari referensi dari media pembelajaran online seperti YouTube, media sosial, dan website-website edukasi lainnya.

 

TV Sebagai Salah Satu Alternatif Belajar Saat Pandemi

Sering dilupakan, ternyata televisi juga bisa dijadikan media alternatif selama pandemi. Apalagi Kemdikbud sendiri menyediakan program khusus melalui siaran Televisi Edukasi atau TVe. Tayangan pada televisi edukasi ini mencakup tayangan untuk:

  • PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini)
  • SD (Sekolah Dasar)
  • SMP (Sekolah Menengah Pertama)
  • SMA (Sekolah Menengah Atas)
  • SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), dan sederajat.

Tak hanya program edukasi saja yang didapatkan, tayangan budaya di berbagai daerah juga akan membuat para pelajar semakin mengenal dan cinta akan kebudayaan tanah air. Ada juga program edukasi keluarga yang cocok ditonton oleh semua jenjang dan kalangan.

Sebagai stasiun televisi yang didirikan oleh negara, TVRI digandeng oleh Kemdikbud untuk menyiarkan tayangan edukasi ini. Untuk jadwal tayangan edukasinya pun berubah-ubah bergantung kebijakan Kemdikbud dan TVRI.

Dari mulai dongeng anak, film remaja yang mendidik, sampai dokumenter pahlawan ditayangkan melalui TVRI. Yang paling penting, tayangan-tayangannya tidak membosankan dan sangat layak untuk ditonton oleh milenial sekarang ini.


TVRI dengan Kemdikbud Menyediakan Tayangan yang Sarat Makna

Nah, jika mungkin yang Anda pikirkan bahwa pembelajaran online harus mengejar kurikulum atau membahas semua pelajaran yang ada di sekolah, berbeda dengan program Kemdikbud yang satu ini.

Melalui TVRI, Kemdikbud memang tak mengejar ketuntasan kurikulum, namun lebih menekankan pada kompetensi numerasi dan literasi. Tak hanya itu, tayangan edukasi juga ditujukan untuk membangun kedekatan emosional dalam keluarga, mengingat pastinya hampir semua anggota keluarga akan lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah.

Dengan dasar itulah, belajar melalui TV tidak perlu ‘seserius’ seperti mengikuti sekolah daring ataupun kursus online. Para pelajar mungkin juga tidak akan sadar jika mereka sedang melihat tayangan edukasi melalui TVRI, karena tayangannya memang dikemas semenarik mungkin namun tetap sarat makna.


Tayangan Edukasi TV untuk Pelajar Tak Hanya Lewat TVRI Saja

Selain menonton TVRI melalui saluran lokal, Anda juga bisa memanfaatkan channel TV luar yang bisa digunakan sebagai alternatif belajar selama pandemi. Beberapa channel tersebut di antaranya:

  • National Geographic
  • NatGeo Wild
  • Discovery Channel
  • Lingua Channel
  • CGTN Documentary
  • Dan masih banyak channel edukasi lainnya.

Untuk dapat menikmati tayangan premium dari channel luar yang menarik tersebut, Anda harus berlangganan TV interaktif, karena memang channel TV tersebut tidak bisa diakses dengan antena TV lokal.

IndiHome bisa menjadi alternatif untuk menonton tayangan edukasi di atas, Anda bisa berlangganan paket 2P. Keuntungannya bisa dibilang berlipat, karena tak hanya program TV saja yang akan didapatkan, namun juga sekaligus dapat menikmati layanan internet dengan kecepatan hingga 100 Mbps.

Terdapat 2 paket yang bisa dipilih, yaitu:

  • Paket 2P (Internet & Phone)
  • Paket 2P (Internet & TV)

 

Nah, jika Anda ingin memanfaatkan TV sebagai alternatif belajar selama pandemi, Anda bisa memilih paket 2P yang terdiri dari internet & TV. Nantinya Anda akan mendapatkan layanan internet mulai dari 20 Mbps sampai 100 Mbps (bergantung paket mana yang dipilih), mendapatkan akses menonton 109 channel IndiHome TV, dan bebas akses aplikasi UseeTV GO sepuasnya.

Tidak hanya menonton channel edukasi melalui paket 2P, Anda juga dapat memilih bonus salah satunya berupa akses aplikasi IndiHome Study. Melalui IndiHome Study ini, Anda bisa mendapatkan buku digital secara gratis, video pembahasan mengenai soal-soal, sampai soal try out SD, SMP, dan SMA/Sederajat.

Anda juga bisa memilih bonus CATCHPLAY+ di paket Movies, lho! Jangan salah, banyak juga tayangan edukasi yang bisa didapat melalui film-film tertentu. Baik itu edukasi berupa film yang menumbuhkan motivasi, keharmonisan keluarga, atau genre edukasi lainnya.

 

Keuntungan Belajar Melalui TV Dibandingkan Platform Lain

  1. Tanpa Buffering

    Menonton tayangan TV tidak seperti menonton video di YouTube yang membutuhkan internet. Maka dari itu, tak heran jika koneksi internet tidak stabil, video akan buffering atau tidak bisa diakses. Hal inilah yang menjadikan media belajar seperti TV cukup unggul, mengingat hampir semua rumah sudah mempunyai TV.


  2. Bersifat Live dan Up to Date

    Ada banyak wawasan yang bisa didapat melalui informasi dari TV yang bersifat live. Tak hanya berita-berita di Indonesia saja, namun juga informasi di luar negeri yang ditayangkan secara langsung.

    Meskipun sekarang ini sudah banyak platform atau website di internet yang menyediakan layanan siaran langsung seperti TV, namun menonton melalui channel IndiHome TV dengan layar lebar tentu lebih nyaman ditambah dengan penyuguhan layar yang jernih.
     

  3. Kegiatan Anak di Rumah Lebih Terorganisir

    Belajar dari rumah membuat aktivitas anak menjadi lebih terbatas karena semua dilakukan di rumah. Jika biasanya mereka bermain di sekolah dengan teman-teman, bersosialisasi, mengasah kemampuan percaya diri di sekolah, sekarang mereka diwajibkan belajar di rumah demi protokol kesehatan.

    Terkadang orang tua pasti bingung bagaimana caranya membuat anak selalu aktif beraktivitas, mengerjakan suatu hal yang bermanfaat, dan tidak bosan untuk belajar dari rumah. Dengan menonton tayangan edukasi, orang tua tidak perlu bingung lagi mengatur jadwal kegiatan anak selama di rumah. Apalagi program tayangan edukasi yang disiarkan TVRI bisa dinikmati mulai dari jam 8 pagi hingga 11 malam. Jika Anda berlangganan TV interaktif, tayangan edukasi melalui channel berkategori pendidikan juga dapat dinikmati sejak pagi.

  4. Anak Tidak Akan Terlalu Kecanduan dengan Gadget

    Anak-anak millenials sekarang ini hampir tidak ada yang tidak pernah menggunakan gadget berupa smartphone. Meskipun TV sama-sama berupa gadget juga, namun penggunaan TV bisa lebih terkontrol karena dapat terlihat tontonan yang sedang disaksikan. Berbeda ketika anak-anak menggunakan handphone, orang tua terkadang tidak bisa mengecek secara langsung apa saja yang mereka lakukan. Khawatirnya anak-anak menonton tayangan yang belum sesuai dengan umurnya atau memberikan dampak negatif bagi tumbuh kembang sang anak.

    Berbeda dengan menonton TV edukasi, yang sudah jelas tayangan tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan pembelajaran online. Melalui pembahasan di atas, TV sebagai alternatif belajar selama pandemi bisa Anda coba aplikasikan untuk anak-anak sehingga wawasan mereka lebih luas, dan kreativitas lebih terasah lagi.