Tips Mendampingi Anak Belajar secara Daring di Rumah | IndiHome
18 MAY 2021        BLOG

Tips Mendampingi Anak Belajar secara Daring di Rumah

Sudah setahun lebih sekolah merumahkan murid sebagai bentuk social distancing untuk mencegah penyebaran virus Corona. Meskipun di rumah, kegiatan belajar tetap dilakukan secara online. Supaya prestasi anak tidak menurun, maka peran orang tua dalam pembelajaran daring sangatlah penting.

Study at home tentu menjadi tantangan tersendiri, baik bagi anak maupun orang tua. Di satu sisi, anak perlu beradaptasi dengan kebiasaan belajar baru. Sedangkan di sisi lain, para orang tua dituntut mampu untuk memantau dan memberikan dukungan agar anak tidak lalai dalam belajar.

8 Tips Mendukung Anak Belajar Daring di Rumah

  1. Memberikan Pendampingan Secara Rutin
    Meskipun tampak mudah dan praktis, namun sekolah daring merupakan hal berat. Oleh sebab itu, usahakan agar orang tua selalu memberikan pendampingan pada anak. Salah satunya dengan cara mengajari anak, terutama jika ada materi yang tidak dimengerti.
     
  2. Membangun Suasana Produktif

    Psikolog pendidikan sekaligus co-founder Rumah Dandelion, Agstried Elisabeth Pieter mengatakan, jika suasana sekarang memang seperti liburan karena semua anggota keluarga berada di rumah. Karenanya, orang tua memiliki tugas menyesuaikan situasi di rumah. 

    Agstried menyebutkan, bahwa tentu anak tidak bisa belajar persis seperti dengan kondisi di sekolah. Namun, lebih lanjut ia menambahkan kalau tujuan pembelajaran harus tetap tercapai. Oleh sebab itu, menghidupkan suasana menjadi produktif sangatlah penting.

    Salah satunya adalah dengan mempersiapkan ruang yang didedikasikan khusus untuk belajar anak. Dengan begitu, maka suasana belajar bisa jadi lebih produktif karena tidak terganggu dengan aktivitas lain yang sedang berlangsung di dalam rumah.
     

  3. Memberi Reward

    Bagi yang memiliki anak duduk di bangku PAUD, TK, dan SD, mengajak sekolah daring serta mengerjakan tugas pastilah menjadi sebuah hal sulit. Supaya anak tidak malas-malasan, maka Anda bisa menjanjikan hadiah jika anak mampu menyelesaikan tugasnya.

    Reward yang diberikan tidak perlu muluk-muluk, bisa dalam bentuk memperbolehkan anak bermain gadget dalam durasi lebih lama, atau dengan memasakkan makanan favoritnya. Jadi, tidak perlu reward hadiah yang mengharuskan Anda mengeluarkan uang banyak.

  4. Membuat Jadwal

    Meskipun belajar dilakukan secara daring, namun biasakan anak menaati jadwal yang telah dibuat sebelumnya, seperti jadwal untuk pergi tidur, bangun tidur, mandi, sarapan, dsb. Usahakan mengubah jadwal seminim mungkin supaya anak tetap tertib dan disiplin. 

    Di sisi lain, Anda bisa membuat kesepakatan dengan anak mengenai jam belajar dengan menentukan mata pelajaran yang akan dipelajari hari ini berikut jamnya. Jangan lupa untuk menambahkan jam istirahat juga agar anak tidak merasa bosan dan tertekan.
     

  5. Mengasah Kreativitas Anak Melalui Game Seru

    Belajar merupakan kegiatan yang monoton dan tidak disukai oleh anak. Sebagai orang tua, Anda harus memahami hal tersebut. Di samping memaksa anak belajar, akan lebih baik kalau diganti dengan metode bermain sambil belajar, terutama anak usia di bawah 10 tahun.

    Ada banyak kegiatan yang bisa dipilih orang tua untuk mengasah kreativitas, dan tentu harus menyesuaikan minat anak. Apabila anak suka musik misalnya, Anda bisa mengajarkan anak bermain alat musik, atau karaoke bersama dengan menyanyikan lagu edukatif.

  6. Mengelola Emosi

    Tidak bisa dipungkiri, bahwa himbauan stay at home bukan hanya mempengaruhi psikologis orang dewasa saja, namun juga anak-anak. Dalam fase adaptasi ini, maka orang tua harus pandai dalam mengelola emosi dan tidak melimpahkan kesalahan kepada anak.

    Sebaliknya, jadilah role model yang baik untuk anak dengan selalu melakukan hal-hal positif tanpa unsur menyakiti. Dengan begitu, maka anak akan lebih mudah mengerti dan secara tidak langsung hal-hal positif yang dilakukan juga akan diadopsi dan diterapkan oleh anak.

  7. Berikan Motivasi dengan Kata-Kata Positif

    Dalam keseharian, terutama di masa pandemi, pasti mood anak dalam belajar juga akan up and down. Sebagai orang tua, Anda harus bisa berlaku suportif dengan memberikan dukungan melalui berbagai hal, mulai dari menyediakan fasilitas, hingga kata-kata motivasi.

    Memiliki lebih banyak waktu untuk berkumpul dengan anak bisa menjadi senjata ampuh melakukan pendekatan. Jadi, Anda tidak mesti selalu memposisikan diri sebagai orang tua, namun juga sahabat bagi anak yang bisa menjadi tempat berkeluh kesah tanpa sungkan.

  8. Berekspektasi tetapi Tidak Memaksa

    Besarnya peran orang tua dalam pembelajaran daring memang membuat sebagian orang merasa bahwa anak harus tetap berprestasi meskipun sekolah tatap muka diliburkan. Namun, ada hal yang perlu diingat, bahwa berekspektasi itu sah saja, tapi jangan memaksa.

    Setiap orang tua pasti mendambakan anaknya berprestasi, terlebih di bidang akademisi. Dalam hal ini Anda juga wajib memberi dukungan sebaik mungkin, akan tetapi jangan terlalu memaksakan apa yang dikehendaki. Karena hal tersebut jelas berdampak pada mental anak.

    Karenanya, penting bagi orang tua menyisihkan waktu di sela-sela kesibukan lain untuk memahami anak dengan lebih baik. Dengan begitu, barulah Anda paham apa yang dibutuhkan oleh anak, dan cara apa yang harus diambil supaya anak berhasil dalam studinya.

 

Dukung Kegiatan Belajar Daring Anak dengan Berlangganan IndiHome Study

Selain memposisikan diri sebagai partner yang suportif, Anda bisa mendukung kegiatan belajar anak dengan menyediakan fasilitas belajar lengkap, termasuk kemudahan dalam mengakses berbagai macam materi pelajaran sesuai tingkat pendidikan (kebutuhan) anak di rumah.

Kalau Anda masih bingung mencari alternatif solusi agar anak dapat belajar secara efektif meskipun sedang di rumah, namun tidak ingin terlalu membebani anak dengan mendaftarkannya di lembaga kursus online, maka IndiHome Study bisa menjadi pilihan terbaik.

Aktivitas belajar menjadi semakin mudah dan seru dengan IndiHome Study. Hal tersebut dikarenakan anak bebas mengakses berbagai materi dengan sistem belajar super friendly. Untuk menunjang kegiatan belajar selama pandemi, IndiHome Study adalah solusi tepat membantu proses belajar.

Apa saja keuntungan berlangganan IndiHome Study?

Dengan IndiHome Study, maka Anda bisa bebas mengakses buku mata pelajaran dari kurikulum 2006 - 2013, try out dari berbagai mata pelajaran, buku umum, dan juga video edukasi kapan dan di mana saja. Menariknya IndiHome Study dapat diakses melalui perangkat ponsel maupun desktop.

Selain IndiHome Study, IndiHome juga memiliki beberapa penawaran produk lain yang bisa menjadi solusi kebutuhan digital Anda, di antaranya adalah:

  • Minipack Channel TV
    Hadirkan suasana kekeluargaan lebih hangat dengan Minipack Channel TV. Dengan berlangganan layanan ini, Anda dapat menambah berbagai channel favorit yang disukai.
  • Wifi.id Seamless
    Add-on Wifi.id Seamless memungkinkan seluruh pelanggan IndiHome untuk mengakses internet di mana saja di seluruh penjuru Indonesia melalui jaringan Wifi.id.
  • Upgrade Speed
    Tambah kecepatan internet Anda sesuai kebutuhan di rumah secara permanen dengan Upgrade Speed. Jadi, kegiatan belajar online anak juga tidak terganggu.
  • Speed on Demand
    Pelanggan dapat menambah kecepatan internet secara temporer sesuai kebutuhan pemakaian. Karena bersifat temporer, maka Anda bisa berhenti berlangganan sesuai kehendak.

Peran orang tua dalam pembelajaran daring sangatlah besar. Untuk meningkatkan produktivitas anak selama masa pandemi, maka IndiHome Study bisa menjadi pilihan terbaik. Namun, supaya anak tidak down dan bosan, sebaiknya berikan juga motivasi dalam bentuk kata-kata dan hiburan.