Cara Jitu Jualan Camilan dan Jajanan Laris Manis di Instagram | IndiHome
28 DEC 2020        BLOG

Cara Jitu Jualan Camilan dan Jajanan Laris Manis di Instagram

Camilan dan jajanan bisa Anda jual secara online untuk mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi. Terlebih lagi, peluang penjualan camilan menjelang tahun baru bisa semakin meningkat. Untuk mendapatkan pembeli, Anda bisa melakukan teknik pemasaran jualan via Instagram.

Mengapa harus Instagram? Instagram merupakan salah satu media sosial paling besar saat ini dan jumlah penggunanya telah mencapai ratusan juta orang di seluruh dunia. Hampir semua orang memiliki akun Instagram dan hal ini merupakan kabar baik bagi pemilik bisnis online.

Tips Pemasaran Jualan Via Instagram

Untuk mendapatkan hasil penjualan yang maksimal dari Instagram, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan. Berikut ini tipsnya.

  1. Tentukan Target Pasar

    Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menentukan siapa target pasar atau calon konsumen yang akan membeli produk. Dalam hal ini diasumsikan bahwa Anda sudah memiliki produk berupa camilan atau jajanan.

    Umumnya, target utama konsumen jajanan dan camilan adalah remaja usia 15-22 tahun dan ibu-ibu muda. Namun Anda juga bisa membidik target pasar lain yang lebih sesuai dengan produknya. Target pasar harus ditentukan di awal untuk menentukan strategi atau pola pemasaran selanjutnya. Mengingat setiap kalangan memiliki ketertarikan yang berbeda.

    Dengan menentukan target pasar yang tepat, Anda akan lebih mudah menentukan strategi pemasaran. Artinya, modal berupa tenaga dan pemikiran yang Anda keluarkan pun lebih sedikit karena arah dan tujuannya sudah jelas dari awal.


  2. Akun Bisnis

    Target pasar sudah ditentukan secara rinci, sekarang saatnya untuk membuat akun Instagram yang akan dipakai untuk berjualan. Jenis akun yang disarankan untuk berjualan adalah jenis akun bisnis. Dibandingkan akun personal, akun bisnis memiliki fitur yang lebih lengkap dan mendukung untuk kegiatan marketing. Contohnya fitur insight serta promosi.

    Anda juga bisa menambahkan beberapa tombol di profil, contohnya mengarahkan ke alamat email atau nomor telepon. Tombol tersebut juga akan membantu para calon pembeli ketika akan melakukan pemesanan. Untuk membuat sebuah akun bisnis, Anda hanya perlu melakukan registrasi akun seperti biasanya. Ketika akun sudah selesai dibuat, masuk ke halaman profil. Setelah itu buka menu Pengaturan atau Settings –-> Akun atau Account –-> Switch to Business. Ikuti langkah berikutnya sesuai panduan.


  3. Membuat Konten yang Menarik

    Akun sudah selesai dibuat dan kini Anda sudah siap untuk mengunggah konten ke akun bisnis. Konten yang diupload tidak melulu harus berupa promosi produk. Hal tersebut justru akan membuat para pengikut bosan dengan akun bisnis Anda.

    Berikut ini ide konten yang bisa Anda upload di akun Instagram bisnis:

    1. Video behind the scene (BTS)
      Konten berupa behind the scene atau di balik pembuatan produk bisa menjadi ide yang sangat menarik. Anda bisa menampilkan proses pembuatan camilan atau jajanan melalui sebuah video timelapse. Pastikan gambar atau video tampak terang dan jelas.

    2. Gambar edukasi
      Sudah disebutkan di atas bahwa pengikut atau followers akan merasa bosan jika Anda terus-terusan mengunggah foto atau video produk. Sekali-kali cobalah untuk mengupload gambar berupa edukasi yang masih berkaitan dengan produk Anda.

    3. Gambar bersama influencer
      Influencer di Instagram atau juga bisa disebut sebagai selebgram merupakan orang yang pekerjaannya memengaruhi pengikutnya untuk menggunakan atau membeli suatu produk. Tak ada salahnya jika Anda memasang foto produk Anda yang sedang dipegang oleh selebgram.

    4. Gambar atau video dari pelanggan
      Ketika pelanggan membeli produk Anda, mintalah kepada mereka untuk mengunggahnya di Instagram dan menandai Anda. Setelah itu, repost atau kirim ulang gambar atau video dari konsumen. Selain menghargai konsumen yang sudah mendokumentasikan produk, foto tersebut juga bisa difungsikan layaknya testimoni.

    5. Gambar saat hari besar
      Untuk menambah insight dan engagement, jangan lupa untuk membuat gambar khusus untuk memperingati hari besar. Unggah konten gambar khusus hari besar misalnya ketika Natal, Lebaran, Tahun Baru, Hari Ibu, dan lain sebagainya.


  4. Perbanyak Jumlah Followers

    Tips yang berikutnya adalah menambah jumlah pengikut atau followers. Anda bisa menggunakan cara sederhana seperti di bawah ini:

    1. Carilah akun yang menjual produk serupa dengan milik Anda, terutama akun yang memiliki banyak pengikut.
    2. Buka tab “Followers”.
    3. Ikuti satu per satu orang yang ada di daftar tersebut.
    4. Jangan follow orang-orang tersebut dengan terburu-buru atau mengikuti banyak orang sekaligus agar tidak dibanned oleh Instagram.
    5. Beri waktu sekitar 1 hingga 2 hari sampai orang-orang tersebut follow akun Anda.
    6. Unfollow orang-orang tersebut setelah melewati batas waktu.

    Dengan begitu, jumlah followers Anda bisa meningkat. Orang-orang pun akan merasa tertarik dengan produk camilan atau jajanan yang Anda jual.


  5. Gunakan Hashtag yang Sesuai

    Tips ini masih berhubungan dengan upload konten. Instagram sendiri memiliki hashtag atau tanda pagar (#) untuk menandai suatu topik tertentu. Hashtag memudahkan orang mencari produk yang Anda jual. Oleh karena itu, Anda harus menggunakan hashtag yang tepat.

    Usahakan untuk mencari hashtag yang sedang populer dan berhubungan dengan produk Anda. Sebaiknya, Anda tidak menggunakan hashtag terlalu banyak untuk mempermudah calon pembeli menemukan postingan promosi.


  6. Diskon dan Promo

    Siapa yang tidak suka dengan potongan harga atau diskon serta promo? Hampir semua orang menyukainya. Bagaimana tidak, adanya diskon dan promo akan membuat pembeli membayar lebih sedikit dari yang seharusnya.

    Memberikan diskon dan promo pada waktu-waktu tertentu dapat menjadi strategi yang tepat untuk mendongkrak penjualan camilan di Instagram.

    Saat menentukan potongan harga atau promo lainnya, usahakan jangan sampai Anda rugi. Artinya, sebisa mungkin jangan sampai Anda harus mengeluarkan uang untuk menutup kekurangan ketika mengadakan promo. Minimal harga akhir produk yang ditawarkan sama dengan jumlah modal yang dikeluarkan supaya tidak merugi.


  7. Gunakan Instagram Stories dan Instagram Live

    Konten atau unggahan di feeds saja masih kurang untuk mendapatkan perhatian dari pembeli. Sebaiknya, akun bisnis Anda membuat Instagram Stories setiap hari untuk meningkatkan kunjungan. Untuk konten Instagram Stories sendiri bebas sesuai dengan kreativitas Anda. Tetapi, pastinya harus sesuai dan berhubungan dengan produk yang dijual.

    Selain Instagram Stories, Anda juga bisa mengadakan Instagram Live atau siaran langsung pada waktu-waktu tertentu. Carilah informasi mengenai jam aktif para calon konsumen Anda. Lakukan Instagram Live atau siaran langsung ketika banyak orang yang online agar konten Anda bisa ditonton oleh mereka.

    Untuk mengadakan live, Anda perlu menyiapkan WiFi yang stabil dengan menggunakan layanan internet dari IndiHome. Serunya, biaya berlangganan WiFi dari IndiHome sangat terjangkau. Terlebih lagi saat ini ada promo Semua Bisa Berubah Maju, dimana Anda bisa mendapatkan jaringan WiFi dengan kecepatan hingga 20 Mbps hanya Rp300.000-an per bulan.


  8. Jangan Rusak Kepercayaan Konsumen

    Tips terakhir yang tidak kalah penting adalah selalu menjaga kepercayaan konsumen dengan memberikan produk serta pelayanan terbaik. Sebisa mungkin jangan sampai Anda membuat konsumen merasa kecewa atau marah.

    Jangan pernah menipu konsumen dengan memberikan produk camilan yang tidak sesuai gambar. Jika konsumen mendapatkan produk yang tidak sesuai ekspektasi, dirinya pun enggan untuk kembali.

Tips pemasaran jualan via Instagram di atas memang tidak langsung membuahkan hasil. Anda perlu bersabar dan terus berusaha sampai mendapatkan banyak konsumen. Intinya, jangan pernah berhenti memahami keinginan konsumen.