8 Tips Merawat Ban Kendaraan agar Awet dan Tahan Lama | IndiHome
30 JUN 2021        BLOG

8 Tips Merawat Ban Kendaraan agar Awet dan Tahan Lama

Proses perawatan mobil harus dilakukan secara telaten agar performanya selalu prima dan tak mudah rusak. Salah satu komponen mobil yang mesti dirawat dan rutin diganti adalah ban. Kondisi ban yang prima sangat mempengaruhi akselerasi saat berkendara. Jangan sampai ban mobil yang sudah gundul meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama ketika Anda melewati jalanan licin. 

Anda harus mempelajari berbagai tips merawat ban mobil supaya ban tidak mudah rusak dan selalu siap mendukung akselerasi mobil. Yuk, simak dan praktikkan ulasan ini agar Anda tak lalai lagi merawat ban mobil kesayangan:

Mengenali Penyebab Kerusakan Ban Mobil

Beberapa hal yang menjadi penyebab kerusakan ban mobil, yaitu:

  • Terkena pecahan benda tajam
    Pecahan benda tajam seperti kerikil atau paku memang rentan menyebabkan ban mobil pecah. Kalau Anda menemukan pecahan benda tajam yang menancap di ban mobil, Anda harus lekas mengatasinya agar ban mobil tak telanjur sobek.
  • Tekanan udara tidak sesuai standar
    Tekanan angin yang terlalu rendah akan membebani kinerja ban, terutama jika Anda sering membawa banyak barang bawaan atau penumpang. Sebaliknya, tekanan ban yang terlalu tinggi membuat permukaan ban jadi halus sehingga ban sulit berakselerasi. Pastikan agar tekanan angin pada ban mobil selalu berada pada batas normal.
  • Sering melakukan pengereman mendadak:
    Pengereman mendadak membuat gaya gesekan ban mobil dengan jalanan akan semakin besar sehingga permukaan ban mobil lekas terkikis dan rusak sebelum waktunya. Alangkah lebih baik bila Anda membiasakan diri untuk mengemudikan mobil dengan benar. Jangan sembarangan melakukan pengereman mendadak kecuali terpaksa.
  • Ukuran velg tidak sesuai dengan ban mobil:
    Menggunakan velg custom untuk menyempurnakan tampilan mobil memang menarik. Namun, Anda harus memastikan bahwa ukuran velg tersebut sesuai dengan karakteristik ban mobil Anda. Ukuran velg yang terlalu besar atau terlalu kecil dapat mengganggu performa ban, khususnya bila Anda sedang membawa beban berat saat mengendarai mobil.

Memeriksa Tekanan Ban secara Teratur

Hal sederhana yang wajib Anda lakukan secara teratur adalah memeriksa tekanan angin pada ban untuk memastikan bahwa tekanan angin ban mobil selalu berada pada batas normal. Lakukan pengisian angin secara berkala bila tekanannya mulai berkurang. Perawatan ini sebaiknya dilakukan 2 minggu hingga 1 bulan sekali untuk menjaga kualitas ban.

Mengganti Ban dengan Jenis yang Tepat

Penggantian ban harus disesuaikan dengan jenis mobil. Ban untuk mobil sedan jelas berbeda dengan ban mobil Multi Purpose Vehicle (MPV). Ukuran dan karakteristik ban yang berbeda sangat memengaruhi performa mobil. Oleh sebab itu, Anda harus selalu menggunakan ban yang sesuai dengan kebutuhan mobil agar aktivitas berkendara terasa lebih nyaman dan aman meskipun Anda harus menempuh jarak jauh.

Memeriksa Permukaan Ban secara Cermat

Alur pada permukaan ban berfungsi untuk memperbesar gaya gesek dengan jalanan saat Anda berkendara. Bila alur tersebut sudah tidak jelas dan tekstur ban mobil makin menipis, berarti Anda harus lekas menggantinya dengan ban baru. Ban mobil yang sudah tipis dan licin berisiko mengganggu keselamatan berkendara karena daya cengkeram ban sudah menurun dan sulit beradaptasi dengan tekstur jalan yang licin. Pilihlah ban mobil baru yang alurnya besar dan bahannya tebal. Harga ban mobil berkualitas memang cukup mahal, tetapi manfaatnya sebanding untuk mendukung keselamatan berkendara.

Melakukan Rotasi Ban secara Berkala

Sebenarnya Anda tak harus langsung mengganti empat ban mobil sekaligus. Ban mobil bagian depan lebih cepat gundul akibat pengereman. Jadi, Anda hanya perlu memindahkan ban belakang untuk menggantikan ban depan. Sedangkan bagian belakang mobil menggunakan ban baru. Cara ini akan membuat Anda lebih hemat tanpa mengabaikan performa mobil dan keselamatan berkendara. Mobil Anda tak akan bermasalah bila dilengkapi dengan ban yang daya geseknya masih besar.

Membatasi Kapasitas Mobil

Tak banyak orang yang menyadari kalau membawa penumpang atau barang-barang berlebihan ternyata berdampak buruk pada ban mobil. Kapasitas mobil yang berlebihan membuat ban mobil bekerja ekstra keras sewaktu menempuh perjalanan. Bahkan, kapasitas mobil berlebihan juga membuat penggunaan bahan bakar jadi lebih boros. Alangkah lebih baik kalau Anda membatasi kapasitas mobil, terutama bila Anda akan menempuh perjalanan jauh dalam waktu lama. Tips merawat ban yang satu ini sangat efektif memperpanjang umur ban mobil Anda.

Menghindari Jalanan Rusak

Sering kali Anda tidak bisa memprediksi keadaan jalanan yang akan Anda lalui. Mungkin Anda harus melewati jalanan rusak yang berisiko merusak ban mobil. Namun, sebaiknya Anda menghindari jalanan rusak bila akan melewati rute yang sudah Anda ketahui. Karena jalanan yang rusak membuat ban mobil lebih cepat gundul dan mudah pecah. Rata-rata usia ban mobil yang kerap melewati jalanan rusak pasti lebih pendek daripada ban mobil yang sering melewati jalanan mulus.

Menggunakan Nitrogen untuk Mengisi Ban Mobil

Penggunaan angin untuk ban mobil kini mulai digantikan oleh nitrogen karena ternyata nitrogen memiliki beberapa kelebihan, antara lain:

  • Menjaga kestabilan tekanan ban
    Tekanan ban mobil menjadi lebih stabil dengan isian berupa nitrogen karena zat berwujud gas tersebut tidak mudah mengalami perubahan tekanan meski temperatur sedang tak stabil.

  • Lebih tahan lama
    Kondisi tekanan yang senantiasa stabil juga membuat nitrogen jadi lebih tahan lama. Anda tidak perlu terlalu sering melakukan pengisian nitrogen pada ban sebab jumlah nitrogen di dalamnya tak mudah menurun meski mobil sering digunakan.

  • Membantu menjaga bentuk ban
    Manfaat lain yang bisa diperoleh jika tekanan ban stabil adalah bentuk ban yang tidak mudah berubah. Ban tetap bulat sempurna walaupun Anda melewati jalanan yang rusak atau tak rata. Kelebihan ini tentu membuat kualitas ban mobil lebih awet dan hanya perlu diganti bila sudah digunakan dalam waktu lama.

  • Tidak menimbulkan uap air
    Nitrogen bukan unsur pembentuk air yang dapat menimbulkan embun. Sifat unsur tersebut berbeda dengan oksigen yang dapat memicu uap air dengan sifat korosif bagi velg ban. Penggunaan oksigen bisa membuat velg ban mobil bisa lekas berkarat dan rusak.

  • Daya cengkeram lebih baik
    Karakteristik gas nitrogen yang stabil turut mempengaruhi daya cengkeram ban mobil. Sehingga daya cengkeram yang baik tersebut membuat aktivitas berkendara jadi lebih nyaman dan aman. Anda dapat melakukan akselarasi secara maksimal ketika melewati medan jalanan yang sulit.

Cari Tips Seputar Merawat Ban Kendaraan Anda dengan Dukungan Paket 2P dari IndiHome

Kalau sekarang Anda ingin mencari tips merawat ban dan informasi seputar merek ban mobil berkualitas, Anda bisa melakukannya secara praktis melalui internet. Luangkan waktu untuk browsing supaya Anda makin mantap menentukan pilihan dan semakin terampil merawat ban mobil. Untuk urusan browsing dan aktivitas mobile lainnya, Anda bisa memanfaatkan Paket 2P (Internet + TV) atau Paket 2P (Internet + Phone) dengan pilihan kecepatan mulai dari 20 hingga 100 Mbps dan biaya mulai dari Rp315.000 per bulan. Setelah berlangganan paket tersebut, Anda bebas memilih bonus berupa paket study, entertainment, smart, movies, atau music sesuai kebutuhan.

Aktivitas mobile pasti makin lancar dan menyenangkan bila Anda mengandalkan paket 2P (Internet + TV) atau Paket 2P (Internet + Phone) dari IndiHome. Sehingga Anda semakin leluasa mencari informasi, berkomunikasi, atau mengakses hiburan yang Anda butuhkan. Yuk, berlangganan Paket 2P sekarang dan segera praktikkan tips merawat ban kendaraan agar awet dan tahan lama, supaya Anda pun makin hemat karena tak perlu terlalu sering mengganti ban mobil.