11 Program Studi Ini Hanya Ada di Satu Universitas di Indonesia | IndiHome
30 MAR 2021        BLOG

11 Program Studi Ini Hanya Ada di Satu Universitas di Indonesia

Indonesia memang memiliki begitu banyak perguruan tinggi. Namun siapa sangka, jika ternyata dari ratusan atau bahkan ribuan program studi atau prodi yang ada, faktanya terdapat beberapa jurusan yang dimana hanya ada satu universitas di Indonesia yang memilikinya. Menariknya, banyak sekali orang yang belum mengetahui akan hal ini.

Setiap perguruan tinggi tentu mempunyai satu atau beberapa prodi yang menjadi incaran para siswa kelas 12 SMA atau sederajat. Meskipun tidak sedikit jurusan yang sepi peminat, namun jika prodi tersebut hanya ada di satu universitas di seantero negeri, pastinya cukup mencengangkan, bukan?

11 Program Studi yang Hanya Ada di Satu Universitas di Indonesia

Penasaran apa saja prodi langka yang ada di Indonesia? Berikut adalah jawabannya:

  1. Astronomi

    Prodi yang fokus pada pengamatan terhadap tata surya ini hanya ada di Institut Teknologi Bandung (ITB). Jurusan ini memiliki akreditasi A dan masuk di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dengan 3 jenjang, S1, S2, dan S3.

    Tercatat bahwa pada SBMPTN tahun 2020 terdapat 1.237 orang pendaftar prodi Astronomi  ITB. Padahal, daya tampungnya hanya 142 kursi.

  2. Teknik Nuklir

    Mungkin Kamu tidak menyangka kalau di Indonesia ada prodi Teknik Nuklir. Jurusan ini hanya eksis di Universitas Gadjah Mada (UGM). Kalau berminat untuk menimba ilmu di prodi ini, maka Kamu harus siap untuk berhadapan dengan Matematika dan Fisika terus-menerus.

    Dilansir dari laman LTM PT, peminat prodi Teknik Nuklir di SBMPTN 2020 sebanyak 311 orang, sementara daya tampung di SBMPTN 2021 hanya 18 kursi.

    Selain di UGM, sebenarnya ada 1 lagi Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir di Yogyakarta. Namun menariknya, di STTN justru tidak ada prodi Teknik Nuklir. Jadi, prodi yang dimiliki hanya Elektromekanik, Elektronika Instrumentasi, dan Teknokimia Nuklir.

  3. Sains Komunikasi & Pengembangan Masyarakat

    Jurusan ini hanya dibuka di Institut Pertanian Bogor (IPB). Dilansir dari laman skpm.ipb.ac.id, prodi ini merupakan salah satu program sarjana ini menempati peringkat ke-5 jurusan yang paling diminati oleh para lulusan SMA atau sederajat yang mendaftar untuk berkuliah di ITB.

    Pada SBMPTN 2020, jurusan Sains Komunikasi & Pengembangan Masyarakat diminati oleh sekitar 865 orang, sedangkan pada SBMPTN 2021 daya tampung prodi ini hanya 46 kursi.

  4. Sains Atmosfer dan Keplanetan

    Program studi ini baru dibuka pada tahun 2018 lalu oleh Institut Teknologi Sumatera (ITERA), namun peminatnya terbilang cukup banyak. Buktinya, di tahun 2020 ada 106 pendaftar, meskipun pada SBMPTN 2021 daya tampungnya hanya 59 kursi.

    Prodi Sains Atmosfer dan Keplanetan sebenarnya masih termasuk dalam kategori Ilmu Astronomi, hanya saja pembahasannya jauh lebih spesifik dan mendalam.

  5. Ilmu Keluarga dan Konsumen

    Prodi yang telah mendapat akreditasi A ini juga hanya terdapat di Institut Pertanian Bogor (IPB). Jurusan ini berfokus dalam mempelajari bagaimana mengembangkan dan memberdayakan keluarga serta konsumen. Jadi, ruang lingkupnya cukup luas.

    Menurut laman LTM PT, prodi Ilmu Keluarga dan Konsumen diminati oleh 606 pada SBMPTN 2020. Namun, kapasitas atau daya tampungnya di SBMPTN 2021 hanya 32 orang.

  6. Teknik Transportasi Laut

    Prodi Teknik Transportasi Laut ada di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan secara umum mempelajari 3 fokus bidang, yakni pelabuhan, pelayaran, dan logistik maritim. Alumni jurusan ini memang memiliki prospek karir yang bagus, seperti konsultan pelayaran.

    Jurusan dengan akreditasi A ini memiliki 172 peminat pada SBMPTN tahun 2020, akan tetapi daya tampung prodi ini hanya sebanyak 15 kursi saja.

  7. Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan

    Program pendidikan satu ini hanya dapat ditemukan di Universitas Airlangga Surabaya (UNAIR). Pada SBMPTN 2020, Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan diminati oleh 397 orang, sementara di SBMPTN 2021 maksimal daya tampungnya hanya 30 kursi.

  8. Manajemen Industri Katering

    Jurusan terakreditasi B yang dibuka Universitas Pendidikan Indonesia ini mempelajari manajemen operasional usaha kuliner secara menyeluruh. Prodi Manajemen Industri Katering sangat direkomendasikan pada Kamu yang bercita-cita ingin menjadi food stylist.

    Peminat jurusan ini pada tahun SBMPTN 2020 memang cukup tinggi, yakni 702 orang, sementara daya tampungnya di SBMPTN 2021 hanya ada 40 kursi.

  9. Rekayasa Nanoteknologi

    Prodi ini ada di Universitas Airlangga. Peminat jurusan ini dalam SBMPTN 2020 mencapai 198 orang, dengan daya tampung 30 kursi pada SBMPTN 2021.

  10. Sastra Belanda

    Program pendidikan Sastra Belanda bisa ditemukan di Universitas Indonesia (UI). Sebagaimana prodi sastra lain, materi pembelajaran Sastra Belanda membahas seputar sejarah, budaya, sastra, dan linguistik.

    Jumlah peminat Sastra Belanda pada SBMPTN 2020 mencapai angka 210 orang, sedangkan kapasitas tampung di SBMPTN 2021 hanya 9 kursi.

  11. Teknik Pengairan

    Sejauh ini, prodi Teknik Pengairan hanya bisa ditemukan di Universitas Brawijaya Malang. Seperti namanya, jurusan ini berfokus dalam mempelajari mengenai seluk beluk air dan tata cara mengelolanya dengan mengkombinasikan ilmu teknik dan juga hidrologi.

    Peminat jurusan Teknik Pengairan 2020 mencapai angka 391 orang, akan tetapi daya tampungnya di tahun 2021 hanyalah 68 orang.

 

Nikmati Kemudahan Belajar dengan Add-On IndiHome Study agar Bisa Masuk ke Program Studi Impian

Setiap orang pasti memiliki impian dan cita-cita, dimana salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan berusaha sekuat tenaga serta pikiran untuk bisa diterima di jurusan yang diimpikan. Hal tersebut tentu dilakukan untuk mengasah kemampuan sesuai dengan passion.

Nah, kalau Kamu adalah seorang pelajar yang sebentar lagi akan lulus SMA atau sederajat dan memiliki keinginan untuk bisa masuk ke salah satu prodi langka yang hanya ada di satu universitas di Indonesia, sudah pasti harus belajar lebih giat karena persaingannya yang lebih ketat.

Di samping tingkat persaingannya lebih tinggi, daya tampung untuk jurusan yang langka tersebut juga umumnya lebih sedikit dibandingkan jurusan lainnya. Dengan kata lain, peluang Kamu untuk bisa berhasil diterima menjadi semakin kecil. Oleh karenanya, usaha yang dilakukan juga harus ekstra keras.

Pada masa pandemi ini, waktu selama di rumah dapat dimanfaatkan untuk belajar online. Terlebih lagi, pada era digital saat ini, segala hal dapat dengan mudah diakses menggunakan internet. Sehingga, belajar jadi lebih praktis dan menyenangkan.

Untuk menunjang aktivitas belajar di rumah, Kamu bisa berlangganan add-on IndiHome Study dari provider internet terbaik di Indonesia, yaitu IndiHome. Jadi, Kamu tidak perlu merasa was-was konsentrasi belajar akan terganggu karena koneksi internet yang tidak stabil.

Apa itu Add-On IndiHome Study?

Dengan IndiHome Study, Kamu bisa mengakses berbagai buku mata pelajaran dari kurikulum 2006, kurikulum 2013, try out mata pelajaran, video pendidikan, dan buku umum yang bisa Kamu akses kapan dan dimana saja, baik melalui smartphone maupun laptop. Sangat fleksibel sekali, bukan?

Jika Kamu ingin segera merasakan benefit berupa kemudahan belajar dan mendapatkan akses ke berbagai sumber wawasan terbaik dengan koneksi internet stabil, maka bisa langsung berlangganan add-on IndiHome Study.

IndiHome Study adalah solusi paling tepat untuk membantu proses belajar agar bisa masuk ke program studi impian. Terlebih lagi, sistem dan materi belajar yang dihadirkan memang telah disesuaikan dengan jenjang pendidikan, sehingga akan lebih mudah untuk dipahami.